WahanaNews.co.id | Mengikuti negara-negara barat, Australia turut menyumbang perlengkapan perang ke Ukraina untuk melawan Rusia. Negara tetangga itu mengirim 20 kendaraan tempur lapis baja Bushmaster ke Ukraina.
Melansir detikcom, Rabu (13/4/2022) gelombang pertama Bushmaster yang nilai per unitnya mulai USD 2,4 juta itu akan dikirim dari Brisbane ke Eropa menggunakan pesawat RAAF C-17 Globemaster.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Kendaraan tempur itu diminta secara khusus oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Bushmaster pun dicat dengan bendera Ukraina. "Sekali lagi Ukraina meminta bantuan kami dan kami memenuhinya," kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.
"Bushmaster kita yang didesain dan dibuat di Australia telah dikenal di seluruh dunia dari kegunaannya di zona perang dan akan membantu meningkatkan pertahanan Ukraina melawan kekerasan ilegal Rusia," klaim dia.
Kendaraan tempur yang bernama lengkap Bushmaster Protected Mobility Vehicle ini didesain untuk mengangkut 10 tentara ke medan pertempuran beserta perlengkapannya Berpenggerak 4 roda, ia didesain beroperasi di segala medan.
Baca Juga:
Apresiasi Importir Australia, Pemerintah Indonesia Serahkan Primaduta Award 2024
Kendaraan ini tahan ledakan dan telah digunakan Australia antara lain di medan perang Irak dan Afghanistan. Diproduksi sejak tahun 1997 dalam berbagai macam varian, perusahaan pembuatnya adalah Thales Australia.
Untuk kenyamanan para penumpangnya, kendaraan ini dilengkapi dengan AC. Ia punya sistem persenjataan untuk melindunginya di bagian depan maupun belakang, termasuk senapan mesin.
Bushmaster dirancang tahan terhadap ledakan ranjau dan juga tahan peluru. Selain untuk membawa prajurit, kendaraan ini bisa pula dimanfaatkan untuk membawa persenjataan berat. Kelebihan lainnya, kendaraan ini mudah dioperasikan.