Lebih lanjut, Sekretaris Pers Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) John Kirby secara terpisah menyatakan otoritas AS menyadari laporan semacam itu.
"Kami tidak bisa mengonfirmasi saat ini dan akan terus memantau situasi dengan cermat," ucap Kirby dalam pernyataannya.
Baca Juga:
Perang Makin Panas, Rusia Lancarkan 90 Drone Shahed Iran ke Ukraina
"Laporan-laporan ini, jika benar, sangat mengkhawatirkan dan mencerminkan kekhawatiran yang kita miliki soal potensi Rusia menggunakan berbagai agen pengendali kerusuhan, termasuk gas air mata yang dicampur bahan kimia, di Ukraina," sebutnya. [JP]