WahanaNews.co.id | Jauh dari kesan seram, jaguar dan ular dijadikan media terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Kuba. Cara ini dinilai efektif.
Dikutip detikcom dari Reuters, Kamis (3/2/2022) anak-anak itu tanpa ragu membelai jaguar dan bermain dengan cakarnya. Mereka juga membelai kulit ular yang dingin dan lembab serta memberi susu pada sapi zebu.
Baca Juga:
32 Warga Kuba Tewas dalam Operasi AS di Venezuela
Anak-anak bermain bersama para satwa itu tanpa khawatir. Mereka menghadapinya selayaknya bermain dengan hewan peliharaan biasa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus mengatasi ketakutan.
"Di Amerika, kami adalah pionir dalam bekerja dengan spesies eksotis ini," kata Direktur Pengembangan Kebun Binatang dan Spesialis Terapi Hewan, Yaima Pueblas.
Baca Juga:
Gelap Gulita, Kuba Alami Pemadaman Listrik Nasional untuk Keempat Kalinya
"Selain mematahkan hambatan ketakutan, itu juga mendorong mereka untuk peduli dan mau melindungi lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, para guru dan orang tua yang memiliki anak-anak dengan Down syndrome, autisme, dan kebutuhan khusus lainnya, merasa senang dengan program ini. Apalagi saat ini kondisi kehidupan sangat sulit karena Covid-19 dan krisis ekonomi.
"Mereka termotivasi untuk datang ke kebun binatang," kata guru, Maraidis Ramirez.