Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pembangunan dapat dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.
“Peninjauan bersama ini membantu kami memperoleh data lapangan yang lebih akurat sebagai dasar dalam menyiapkan proses perizinan. Dengan data yang lengkap sejak awal, tahapan pembangunan berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” ujar Donald.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Nilai PLTS KAI Perkuat Efisiensi Energi dan Peran Strategis PLN
Menurut Donald, koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN meminimalkan potensi kendala pada tahap awal pembangunan sekaligus memastikan setiap proses berjalan secara terencana dan sesuai regulasi.
“Infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Luwu Raya, Toraja, hingga Enrekang,” tambahnya.
Bagi masyarakat, pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru diharapkan memberikan manfaat melalui peningkatan keandalan pasokan listrik, penguatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan industri.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Nilai 4,43 MWp PLTS KAI Jadi Model Sinergi Konsumen dan PLN
PLN UIP Sulawesi akan terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar seluruh tahapan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dapat berjalan lancar, sesuai ketentuan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi sistem kelistrikan Sulawesi.
[Amel Silaban]