"Selain sosialisasi sebelum pelaksanaan pekerjaan, upaya restorasi dan reklamasi pada area terdampak harus selalu dilakukan sebelum meninggalkan lokasi survey seismik," tambah Farid.
Farid juga kembali mengingatkan pentingnya upaya pencegahan Covid-19 pada kegiatan survey 2D Seismik Vibroseis.
Baca Juga:
Batu Bara Mau Disulap Jadi Bensin, Perhapi Saran ke Prabowo Libatkan Danantara
“Protokol umum 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilitas), protokol khusus masuk area survey dengan karantina dan PCR harus diimplementasikan dan ditegakkan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 tersebut,” pungkasnya. [JP]