Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh masyarakat Kampung Tape, yang kini mampu mengelola sampah secara mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
Baca Juga:
Sampah Plastik di Malang Berubah Jadi Berkah Berkat Program PLN Electricity Services
Ketua Bank Sampah Kampung Tape (KATA), Ida Dwi Fitria, membagikan bagaimana program ini mengubah cara pandang dan kehidupan masyarakat setempat.
“Dulu kami tidak punya banyak pilihan, sampah ya dibuang, jadinya sungai kotor. Sekarang berbeda. Kami punya gudang, punya alat, punya penghasilan, dan yang paling berharga kami punya harapan. Lingkungan kami lebih bersih, anggota kami lebih sejahtera, dan kami tidak bergantung pada siapapun untuk mengelola ini semua,” ungkap Ida bangga.
Komitmen yang Terus Berlanjut
Baca Juga:
Laba Bersih Naik 38,18 Persen, PLN ES Perkuat Bisnis Beyond kWh
Melalui program TJSL ini, PLN ES menegaskan bahwa komitmen perusahaan bukan sekadar menghadirkan keandalan kelistrikan, tetapi juga menerangi kehidupan masyarakat secara lebih luas: menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan ekonomi yang berdaya.
Susiana menambahkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi model yang bisa direplikasi. “PLN ES akan terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat agar program ini dapat berkembang dan direplikasi di wilayah lainnya,” tegasnya.
[Redaktur: Sandy]