WahanaNews.co.id | Belasan anak dilaporkan mengalami luka-luka dalam penembakan massal di Sekolah Dasar Robb di Texas, Amerika Serikat (AS) dan dilarikan ke rumah sakit setempat.
Beberapa anak di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Baca Juga:
Donald Trump Mulai Umumkan Nominasi Anggota Kabinet, Ini Daftarnya
Seperti dilansir detikcom dari AFP, Rabu (25/5/2022), Departemen Keselamatan Publik Texas telah mengonfirmasi bahwa 21 korban tewas terdiri atas 19 anak-anak dan 2 guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Departemen Keselamatan Publik Texas juga menyebut pelaku menembak neneknya sebelum mendatangi SD Robb di Uvalde.
Sejumlah pejabat Departemen Keselamatan Publik Texas menuturkan kepada CNN bahwa pelaku yang bersenjatakan pistol tangan dan sebuah senapan, serta mengenakan pelindung tubuh ini, tewas ditembak seorang petugas yang merespons situasi penembakan itu di lokasi.
Baca Juga:
Prabowo Dukung Solusi Dua Negara untuk Selesaikan Konflik Palestina
"Saat ini ada 19 anak yang tewas oleh pria bersenjata yang jahat ini, juga dua guru dari sekolah ini," tutur juru bicara Departemen Keselamatan Publik Texas, Letnan Chris Olivarez, kepada NBC News.
Lebih dari selusin anak-anak juga dilaporkan luka-luka akibat penembakan yang terjadi pada Selasa (24/5) siang itu. Kebanyakan anak yang ditembak, menurut sejumlah sumber yang dikutip ABC News, merupakan siswa kelas tiga dan kelas empat.
Uvalde Memorial Hospital dalam pernyataannya menyebut ada 15 siswa yang dirawat di unit darurat rumah sakit usai penembakan itu. Dua pasien di antaranya dipindahkan ke San Antonio untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut, dan satu pasien lainnya masih menunggu pemindahan.
Secara terpisah, University Health Hospital di San Antonio dalam pernyataan via Twitter menuturkan pihaknya merawat seorang bocah perempuan berusia 10 tahun yang kondisinya kritis. Rumah sakit ini juga merawat dua bocah perempuan lainnya yang berusia 9 tahun dan 10 tahun.
Seorang wanita lanjut usia berusia 66 tahun, yang diduga nenek dari pelaku, juga dirawat di rumah sakit tersebut dan dilaporkan dalam kondisi kritis. Otoritas setempat sebelumnya menyebut nenek dari pelaku dilarikan ke rumah sakit via udara usai ditembak pelaku.
Dua korban luka lainnya, yang merupakan warga dewasa, dilaporkan tengah dirawat di Brooke Army Medical Center di San Antonio. Disebutkan bahwa kondisi keduanya kini kritis.
SD Robb diketahui memiliki lebih dari 500 siswa, yang sebagian besar merupakan keturunan Hispanik dan berasal dari keluarga yang tidak mampu. Siswa di sekolah ini rata-rata berusia 5-11 tahun.
Gubernur Texas Greg Abbott sebelumnya mengidentifikasi pelaku bernama Salvador Ramos (18), yang merupakan warga negara AS dan penduduk lokal.
Disebutkan juga bahwa pelaku merupakan siswa di Sekolah Menengah Uvalde. Motif di balik penembakan ini masih diselidiki oleh otoritas setempat. [JP]