WAHANANEWS.CO.ID,Jakarta - PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT Alita Praya Mitra (Alita) menandatangani kemitraan strategis jangka panjang melalui Strategic Partnership Signing Ceremony pada Kamis (27/8) di Jakarta. Penandatanganan ini menandai dimulainya kolaborasi kedua perusahaan di bidang teknologi dan infrastruktur untuk mendukung perkembangan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.
Mengusung semangat "Powering Progress Through Strategic Collaboration", kemitraan ini mempertemukan kapabilitas PLN ES di bidang engineering ketenagalistrikan dengan pengalaman Alita dalam network engineering, ICT, system integration, infrastruktur, dan managed services.
Baca Juga:
PLN ES Resmikan Kelistrikan TPST Mengwitani, Daya Naik hingga 3.465 kVA
Sebagai langkah awal, kedua perusahaan akan menjalankan validasi teknologi bersama (proof of concept) di bidang Surveillance Asset Management untuk aset jaringan ketenagalistrikan. Melalui pendekatan ini, teknologi yang dikembangkan Alita diuji secara terukur terhadap kebutuhan operasional di lapangan. Solusi ini memungkinkan pemantauan dan pemeriksaan aset dilakukan dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat, meminimalisir risiko pekerjaan, serta menghadrikan data analitik yang mendukung pemeliharaan aset secara lebih terencana.
President Director PT Alita Praya Mitra, Joseph Lumban Gaol, mengatakan bahwa kolaborasi dengan PLN ES menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan jangka panjang sekaligus menguji penerapan teknologi dalam negeri untuk mendukung kebutuhan operasional ketenagalistrikan.
“Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi Alita untuk membangun kemitraan jangka panjang bersama PLN Electricity Services. Kami meyakini talenta dan teknologi dalam negeri memiliki kapabilitas untuk menjawab kebutuhan operasional sektor ketenagalistrikan. Melalui kolaborasi dan proses validasi bersama, kami berharap solusi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat yang terukur serta nilai tambah bagi peningkatan layanan ketenagalistrikan di Indonesia,” ujar Joseph Lumban Gaol.
Baca Juga:
Alita dan PLN ES Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Digitalisasi Aset Kelistrikan
Landasan kemitraan ini adalah konvergensi dua kompetensi dalam domain teknologi operasi atau Operational Technology (OT), yaitu Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang membutuhkan keahlian kelistrikan, dengan kapabilitas jaringan komunikasi data yang menjadi kekuatan utama Alita. Pertemuan dua kompetensi inilah yang membuka ruang bagi kedua perusahaan untuk membangun solusi terintegrasi di sektor ketenagalistrikan.
Pada tahap validasi, solusi asset management berbasis surveillance technology ini memanfaatkan drone yang dilengkapi sensor LIDAR (Light Detection and Ranging), sensor thermal, serta sensor visual sebagai instrumen pengumpulan data di lapangan. Data yang terkumpul kemudian diintegrasikan dan diolah oleh Alita melalui perangkat lunak pengolahan data, sebelum ditampilkan dalam Dashboard Operasional OASIS milik PLN Electricity Services, sehingga memberikan gambaran kondisi aset yang akurat dan terkini bagi pengambil keputusan.
Tahapan pengolahan data inilah yang menuntut kemampuan engineering komprehensif, mengingat volume data yang dihasilkan sangat besar dan aspek ketersediaan (availability), keandalan (reliability), serta keamanan (security) data menjadi perhatian utama bagi keandalan operasional sektor ketenagalistrikan.