“Restrukturisasi seperti ini akan bernilai besar jika dampaknya terasa sampai ke pelanggan, baik dalam bentuk layanan gangguan yang lebih cepat, informasi yang lebih jelas, maupun kualitas pekerjaan kelistrikan yang makin aman dan profesional,” ujar Tohom.
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa transformasi PLN harus terus diarahkan pada tiga kepentingan utama, yakni keandalan sistem, efisiensi bisnis, dan perlindungan konsumen.
Baca Juga:
Cahaya Muharram, PLN UP3 Cikarang Sambung Listrik Gratis untuk Warga Lewat Light Up The Dream
“Bagi kami, PLN yang kuat bukan hanya PLN yang sehat secara korporasi, tetapi juga PLN yang mampu memberi rasa aman, kepastian layanan, dan kepercayaan kepada konsumen di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.
Menurutnya, keputusan PLN memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja sebagai konsekuensi merger juga menunjukkan bahwa restrukturisasi dapat dilakukan secara manusiawi tanpa mengabaikan kesinambungan organisasi.
“Ini sinyal baik, karena efisiensi tidak boleh dipahami sebagai pemangkasan tenaga kerja semata, melainkan penataan fungsi, perbaikan proses bisnis, peningkatan produktivitas, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Baca Juga:
PLN UP3 Sumedang Dukung Industri Mainan Anak, Tambah Daya Listrik PT Sheba Indah Properti di Majalengka
Tohom menyebut, masuknya PT Haleyora Powerindo, PT Paguntaka Cahaya Nusantara, dan PT Energi Pelabuhan Indonesia di bawah PLN ES setelah merger juga perlu diikuti dengan penguatan standar operasional dan sistem pengawasan yang lebih ketat.
“Anak usaha yang bergerak dalam jasa penunjang kelistrikan harus memiliki standar kerja yang sejalan dengan kebutuhan konsumen modern, karena masyarakat hari ini menuntut listrik yang stabil, aman, cepat pulih saat terjadi gangguan, dan dikelola secara transparan,” katanya.
Ia menilai, perdagangan peralatan ketenagalistrikan dan layanan berbasis digital yang masuk dalam lingkup usaha PLN ES juga dapat menjadi ruang penting untuk membangun sistem layanan yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi.