Senada, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Barat Krisantus H. Setyawan mengatakan program TJSL PLN ES merupakan bentuk nyata kontribusi PLN Group dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kami melihat program TJSL yang diberikan PLN Electricity Services kepada Pondok Pesantren Al Athoriyyah ini sangat baik. Perbaikan sarana dan prasarana diharapkan dapat memberikan dukungan bagi para santri, tidak hanya dari sisi kondisi fisik lingkungan belajar, tetapi juga menjadi pelita yang memberikan motivasi dan semangat bagi mereka untuk terus belajar serta memiliki harapan yang lebih baik untuk masa depan,” ujar Krisantus.
Baca Juga:
Ida Dwi Fitriyah, Dari Ibu Rumah Tangga Menjadi Penggerak Bank Sampah di Malang
Krisantus berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi di berbagai bidang, termasuk menjadi bagian dari PLN Group di masa mendatang.
Program bantuan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang layak, inklusif, dan berkelanjutan.
Narahubung:
Baca Juga:
Dari Sampah Jadi Rupiah, Kisah Ida dan Perjuangan Ibu-Ibu Bank Sampah KATA
Aep Saepudin
Sekretaris Perusahaan
PLN ES