Abdul Halim menuturkan, mobil mewah tersebut adalah bagian dari apresiasi pemerintah desa kepada warganya.
"Ini sebagai bukti bahwa warga Desa Sekapuk mampu bangkit dan sukses seperti sekarang," kata Abdul Halim.
Baca Juga:
Dewan Nasional KEK Ungkap Investor Asing Ramai-Ramai Serbu RI, Terlihat di Gresik
Pengembangan Usaha
Abdul Halim menuturkan, pengembangan usaha di desa ini akan terus dilakukan, karena dari blue print pembangunan yang sudah dijalankan masih 60 persen.
Baca Juga:
BGN Hentikan 9 SPPG di Gresik Gegara Sajikan Kelapa Utuh
Beberapa rencana pengembangan usaha yang belum terealisasi itu, antara lain, pembangunan hotel apung berbentuk kapal kargo di pesisir pantai Desa Sekapuk.
Kemudian, pembangunan komplek wisata agropolitan hingga pembangunan gedung serbaguna yang memanfaatkan aset tanah bengkok desa seluas 3 hektare.
"Karena itu, kami sedang mencari pinjaman Rp 100 milliar dari perbankan. Kami yakin, pasti bisa bayar. Siteplan-nya sudah ada," terang dia.